Tampilkan postingan dengan label cerita koe. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerita koe. Tampilkan semua postingan

1.01.2009

☼ Ku Mencari Cinta di pintu Syurga-MU ☼


Aku seorang wanita yang bisa dibilang dengan kesempurnaan fisik yang ALLAH beri, tiada cacat dalam tubuhku. Tinggi semampai dengan postur tubuh yang ideal sebagai seorang model, yang jarang dimiliki oleh wanita indonesia pada umumnya. Rambutku panjang teurai dengan kemilau seindah sunsilk ( itu klo iklan berkata). Sungguh itu tiada dapat aku ingkari, aku bersyukur atas apa yang telah ALLAH beri. Setiap aku melangkah beribu mata pasti akan tertuju padaku “ cantik banget iach” “ coba kalo aku seperti dia” dan itu bisikan kata² yang sering banget aku dengar, aku hanya bisa tersenyum sebagai tanda syukurku. Namun aku pun mempunyai perasaan sama seperti mereka, kala aku lihat betapa anggunnya wanita dengan aneka jilbab cantik. Hidayah belum menyentuh kalbuku, aku masih harus menghidupi keluargaku, ibu yang kini telah sendiri dan 3 orang adik²ku yang masih harus sekolah.
Sejak ayah meninggal, aku sebagai anak sulung harus menjadi kepala keluarga dan membiayai semua keluarga. Itu semua tidak membuat aku berat, dengan hati senang aku lakuin itu semua. Dengan postur tubuh ku yang melebihi wanita asia membuat aku mudah mendapat pekerjaan, seperti saat ini aku bisa masuk ke dalam dunia entertainment. Dunia yang aku rekuh karena bantuan seorang teman kecilku, yang kini menjadi manegerku.
“Siska, nti sore jangan lupa kamu ada janji temu dengan salah satu PH “ ucap linda
“ Harus hari ini ?? “ aku bertanya
Linda hanya mengangguk kan kepalanya, “ bisa gak kalo besok aja ?“ tawarku
“ no..no..no “ ucap linda menggelengkan kepalanya kayak wayang
aku cuma bisa menghela nafas, padahal aku ingin sekali cepat pulang kerumah dan langsung ketemu ibu, karena hari ini ibu ulang tahun “maaf iach bu siska ga bisa cepat pulang” gumam ku dalam hati.
“ hei kok bengong, ayo cepat ganti baju mu” ucap linda mengagetkan ku
“ sadis banget sich lin, “ ucapku cemberut
“ kan biar cepat kelar kerjaan kamu hari ini, biar bisa ketemu ibu kan?” ucap linda berbisik ditelingaku.
“ kamu inget iach hari lahir ibuku” tanyaku
“ yups, ibumu adalah ibuku juga inget itu yach ! So.. ayo cepat selesaikan tugasmu” jawab linda seraya menjentikkan telunjuknya kehidungku, aku terharu mengingat linda juga tau hari ini ibu ulangtahun.
Waktu terasa begitu lama, ingin cepat aku pulang kerumah dan memberikan kejutan kepada ibu. Dan ingin sekali rasanya aku terus ada disisi ibuku setiap saat, apalagi mengingat kalo ibu sudah sering sakit²an. Akhirnya semua urusan selesai hari ini, tapi hari udah malam banget jam 10 malam dan ibu pasti sudah tidur “ maafin siska bu, ga ada disamping ibu saat ibu ulang tahun” ucapku dalam hati.
“ pulang yuukkk” ajak linda, aku mengikuti langkah linda dengan perasaan yang sangat berat
“ udah jangan sedih gitu dong, besok kan kamu masih bisa kasih kado itu ke ibu” ucap linda mencoba membesarkan hatiku agar ga sedih lagi.
Sesampai dirumah aku langkahkan kaki menuju kamar ibu, kulihat tubuh yang kian kurus itu berbaring.
Tubuh yang seakan tidak pernah lelah untuk mengurus aku dan ke 3 adikku, apalagi mengingat saat ibu harus sendirian mengurus kami anak²nya setelah kepergian ayah saat usia andi ( adikku yang paling kecil ) baru lahir.Perlahan aku langkah kan kaki mendekati ibu, kukecup keningnya “ selamat ulang tahun bu “ ucapku lirih, setelah itu aku pergi kekamarku. Esok nya sebelum aku kembali berkelut dalam dunia entertainment-ku, aku sempat menemui ibu sekedar tuk berikan kado yang kemarin aku belikan. BAJU HANGAT adalah kado dari ku untuk ibu! TAPI . . .

Ternyata kado itu kado terakhir dariku untuk ibu. Seperti mendengar petir disiang hari, saat rani (adikku yang 1) memberitahukan bahwa ibu terjatuh di kamar mandi, ibu sempat pingsan dan dibawa kerumah sakit. Namun ternyata ALLAH terlalu sayang pada ibu, ibu dipanggilnya saat perawatan.
Tak henti² aku menangis dan menyesali “ kenapa aku ga ada disisi ibu saat nafas terakhirnya?”
“ sudah dong mbak, jangan nangis terus” ucap rani mencoba menenangkan hati ku
aku gak bisa bicara sepatah kata pun, aku merasa ga rela harus kehilangan ibu untuk saat ini.
Sungguh itu semakin membuat aku merasa sangat sedih, kini aku dan ke 3 adikku telah menjadi yatim-piatu. Kemana harus aku mencari pegangan sekarang??? Hati ku serasa tersayat waktu aku melihat betapa tegarnya rani saat dia mencoba melerai ria (adikku yang ke2) bertengkar dengan andi,
“Ria kamu harus ngalah sama andi, dia kan masih kecil” ucap rani
“ tapi mbak, andi yang mulai duluan” rani mulai mengadu
“ gak kok, ndi cuma mo pinjam buku ini “ ucap andi membela dirinya
“ sudah, pokoknya mbak ran ga mo tau, kalian harus baikkan” ucap rani dengan tegas
“ tapi mbak. . .” potong ria
“ kalian ndak kasian ama mbak sis? dia cape baru pulang kerja, tapi kalian malah buat gaduh” ucap rani
“ maafin kami iach mbak ran” ucap ria dan andi bersamaan, dari balik pintu aku lihat mereka bertiga berpelukan. Dan aku juga bisa lihat ria dan andi membaca buku yang mereka ributin itu sama².
Aku benar² terharu melihat betapa kasih sayang antara mereka begitu besar, dan yang tak kuduga rani meski belum dewasa tapi mampu bertindak dewasa mengalahkan aku...
Hari² telah berlalu, kini aku coba melangkah lebih pasti menuju masa depanku demi aku dan demi ke3 adikku, AKU HARUS BANGKIT!!!
Setahun telah berlalu. . .
“Kamu kok jadi lain sis?” tanya linda
“ lain gimana maksud kamu?” aku balik tanya
“ kamu jadi lebih pendiam setahun belakangan ini, kamu masih belum ikhlasin ibu iach?”
aku ga mampu menjawab, “ ikhlasin ibu sis, ibu juga pasti sedih liat kamu jadi pemurung seperti ini” ucap linda pelan namun aku dengar begitu jelas. Tapi aku tetap diem ga bersuara, cuma sesekali butiran air mata membasahi pipi.
“ mbak sis, rani udah siapin air hangat buat mbak sis mandi” ucap rani waktu sambut aku pulang
“makasih yach dek, mbak mo rebahan dulu sebentar” jawabku sebelum kulangkahkan kaki meninggalkan rani
“ apa benar aku menjadi pemurung?” “ apa benar aku tidak ikhlas ibu kembali pada ALLAH?” beribu tanya dalam memenuhi otak dikepalaku. Kucoba amati diri dalam cermin, terpampang seorang cewe yang ga ada sebaris senyum dibibirnya,dan cewe itu AKU!
Ku coba tersenyum lewat cermin, namun kenapa air mata yang menetes? duch GUSTI kenapa aku????

Hari ini aku kosong jadwal kerja, aku ga tau harus ngapain?? rumah besar namun terasa begitu sepi. Semua tempat mengingatkan aku pada ibu, ku langkahkan kaki ke halaman belakang, kulihat berjejer tanaman yang dulu dirawat ibu kini terlihat begitu tak terurus. Kucoba rapihkan kembali tanaman hidup itu,”tanaman yang ibu sayangi harus tetap hidup” itu yang terlintas dalam pikiranku saat ini.
Terdengar suara pintu diketuk “ assalamualaikum. ..” terdengar suara dari luar
aku bergegas menuju pintu depan, dan kubuka kan melihat siapa yang datang
“ assalammualaikum. ..” ucap tamu itu
aku cuma terpaku tanpa suara “ assalammualaikum..” kembali tamu itu berucap
“ waalaikumsalam...” aku baru membalas salamnya
“ ria, andi sudah pulang sekolah?” tanya tamu itu
“ hm... belum, mungkin sebentar lagi” jawabku
“ ouwh....” gumam tamu itu, “siapa sich orang ini, kok kenal adik²ku” tanyaku dalam hati
“ maaf, perkenalkan aku Fathir, aku guru ngaji andi dan ria” ucap tamu yang bernama fathir itu seakan tau apa yang aku pikirkan
“ ouwh...” gumamku, Fathir hanya tersenyum sebelum ia alihkan pandangannya ke arah jalan.
“ andi ria mungkin sebentar lagi pulang, sambil tunggu mereka pulang, lebih baik masuk ga enak kali didepan pintu terus” ucapku tersadar klo sedari tadi kami ngobrol didepan pintu
“ terima kasih, lebih baik aku tunggu diluar saja” ucap fathir
“ hmm... baiklah silahkan duduk” ucapku mempersilahkan. Mau tidak mau aku harus temani fathir ngobrol, masa ada tamu dicuekkin. Selama ngobrol, aku tak pernah lihat fatir memandang ke arahku, pandangannya ia lemparkan kearah jalan. Tak berapa lama ke3 adikku datang.
“kak fathir udah lama iach?” tanya andi seraya bermanja² dilengan fathir, itu membuat aku bengong
“ga terlalu lama kok, banyak tugas sekolah yach” ucap fathir
“hu uh kak, cape dech. Masa kasih tugas banyak banget coba” kini ria yang menjawab
ku lihat fathir hanya tersenyum. Sungguh aku dibuat bengong “kok bisa” ke 2 adikku bermanja² pada orang yang ga dikenal. Ria (kelas5 sd) satu sekolah dengan andi (kelas3 sd), dan itu membuat aku sedikit lega karena dengan begitu andi bisa dijaga.
“ huh mbak ria ini kok ngeluh terus” ucap andi
“ biarin weee” sahut ria
“ mau kak fathir bantu selesaikan tugas sekolahnya?” tanya fathir menawarkan dirinya
“mauuuuuuuuuu” jawab andi dan ria bersamaan



Hm... siapa iach FATHIR itu???
Mo tau cerita selanjutnya??? Tunggu aja iach dientri berikutnya !!!

To be coNtinued...

12.29.2008

♥ Kekasih buat ke Kasih ku. . . ♥


Entah mengapa semua ini harus aku alami lagi, untuk yang kedua kalinya aku mengalami kehilangan orang yang aku sangat sayangi dan aku harus kehilangan disaat aku sudah benar² bergantung kepadanya. Setelah sekian lamanya aku menutup diri dari cinta, akhir ini aku mulai mencintai lagi.
Aku jatuh cinta kepada “I” ,cowo yang aku kenal lewat dunia maya. Awalnya aku pikir hanya sebatas cuma "numpang lewat" seperti kebanyakan cowo yang aku kenal lewat internet. Tapi tak disangka dia adalah teman dari temanku, dan temanku juga coba makin mendekat kan aku dengan I . Bermula dari mirc lalu kami lanjut ke im dan akhirnya ke telpon dan sms.
Setelah makin lama aku kenal I, ada satu perasaan yang membuat aku terus mengingatnya. “Rasa sayang”, yach rasa sayang yang aku rasakan untuk I. Meski aku tau kalo perkenalan via internet tak seharusnya dibawa serius dan terlalu dipercaya, tapi aku merasa sangat sayang dan begitu dekat dengan I.
Aku memang lum pernah tau wajah I, tiap aku minta foto dia tidak pernah beri dan itu membuat aku penasaran. Aku sempat kesal n marah juga waktu itu, saat kami chating,
“I mah curang ihh, I kan udah liat foto L kenapa I ga mau kasih liat foto nya?” itu ucapku
“ bukan gitu L, aku trauma klo difoto”jawabnya
“masa sich, kalo gitu foto yang dulu aja waktu I kecil juga ga papa!”
“insyallah iach, nti kalo masih ada” ucapnya memberi harapan.
I tidak pernah kasih liat fotonya hingga akhirnya kami bertemu secara langsung, sore hari tanggal 21 sept' 2008 itu awal kami jumpa. Sebelum ketemuan itu kami sempat chating dulu,
“ nti sore ketemuan yuk” ajaknya
“dimana?” tanyaku balik
“nti sore aku ada janji ama temen aku diperjuangan, ketemuan disana aja iach”jawabnya
“ boleh, emang jam berapa mo kesininya” ucap ku
“ya sorean lach” “tapi nti kamu keluar iach, aku tunggu diluar aja”
“ihh kenapa ga masuk atuh”tanyaku
“ya malu atuh L, nti aku tunggu diluar aja lach, kamu yang keluar iach”dia beri alasan
“ya udah dech” ucapku menyetujui
“seep, nti aku pake kaos item 'philip' yang ada kerah nya”ucap I.
Sore harinya jam 3:15 dia datang, dari dalam warnet aku udah tau klo itu pasti I. I emang ga masuk ke dalam net, aku tersenyum sendiri melihat dia datang. Tak berapa lama aku hampiri dia
“gie nunggu siapa mas” tanyaku dengan senyum yang kutahan
“gie nunggu temen” jawabnya
“temennya cewe ato cowo” tanyaku iseng
I ga jawab, dia cuma liat aku aja. Lalu aku masuk kedalam dan iank masih diluar, sebenarnya ingin banget aku bilang “ kamu I iach” tapi aku malu, meski aku tau itu benar² dia. tak berapa lama. . .?

Tak berapa lama aku liat dia pergi dengan motornya, aku juga harus pulang udah jam 4 juga. Waktu diluar aku liat I masih ada ga jauh dari warnet, kami sempat saling menatap dari kejauhan yang sebelumnya aku liat dia pergi. Meski ga ngobrol hari itu tapi aku sangat senang, aku bisa tau wajah orang yang aku sayangi.
Dichating berikutnya aku ceritain “ asikL udah liat I ” ucpaku
“emang iach” dia tanya
“ya ia lach, kemarin I ke warnet kan?”
“iach tapi kamu ga dateng, aku cape tau nunggu nya tapi kamu ga dateng” ucapnya
“kemari ada cewe kan yang hampiri I ?”tanyaku
“hu uh ada cewe yang tanya” gie tunggu siapa mas” “jawabnya
“ cewe yang tanya ke I itu L tau” ucapku seraya tertawa
“ih dodol kamu mah, aku kirain siapa itu teh” ucap dia kesal
“hahahaha, I sich oon. Masa ada orang yang tanya mpe segitunya, masa ga ngeh sich klo itu L” “I kan udah lliat wajah L ” lanjutku
“iach sich, tapi kamu beda iach yang difoto” ucapnya
Aku ga ada niat buat ngerjain I waktu itu, aku udah hampiri dia tapi iank aja yang ga ngeh meski udah liat muka L lewat foto.
Hubungan aku dengan I makin dekat, rasa sayang ini semakin nyata dan besar. Aku juga ga tau kenapa aku begitu sayang I, padahal aku ga begitu kenal siapa dia. Setiap aku on line (ol) I juga ol lalu kami ngobrol.
“N ti sore ketemuan lagi yuuk” ajak dia
“boleh ,jam berapa n dimana?” tanyaku
Sore ini aku ketemuan lagi dengan iank, waktu mo mandi I telpon duluan
“L kamu gie dimana” tanyanya
“gie dirumah, mo mandi” jawabku
“ ketemuan nya sekarang aja iach, nti sore aku mo ada janji ketemua ama temen sich”
“ya udah, nti L mandi dulu iach” ucapku sebelum tutup telpon dan mandi
Awalnya aku jalan² ke gramed, eh I ga mau temui aku didalam jadi aku keluar temui dia didepan toko buku. Kami ngobrol sebentar, sebelum pergi ke mushola tuk anter dia sholat magrib (aku gie ga sholat). Kami duduk² didekat mushola, aku liat dia kecapean matanya merah banget dan itu membuat aku semakin sayang dia. “kamu tidur dimana sekarang?” tanyaku, lalu dia cerita klo dia udah ga dikostan lagi. Setelah makan aku anter dia menemui temennya, aku benar² sayang dia. Setelah dia ketemu temennya aku baru bisa pulang dengan tenang, setidaknya iank ga bingung lagi harus dimana dia tidur sekarang. Malamnya aku telpon dia, kami sempat ngobrol sebentar. 9 oct' 2008 itu pertemuan kami yang kedua, sejak itu kami jadi semakin intens ketemuan.
Setiap malam minggu kami jalan², meski tanpa tujuan yang pasti.
“emang mo jalan² kemana?”tanya dia , waktu kami chating paginya
“kemana aja ,yang penting L bisa meluk I ” jawabku.
Akhirnya kami hanya jalan² tanpa tujuan pasti, meski begitu aku sangat senang, karena aku bisa memeluk dia. Aku pernah bilang padanya “ kamu lho cowo yang pertama aku peluk”.
Yach I adalah cowo pertama yang aku peluk dan yang meluk aku, I juga cowo pertama yang mencium pipiku. Dia ga tidur ditempat temannya lagi, dia tidur di kantor tempat dia kerja. Disanalah untuk pertama kalinya dia cium kedua pipiku.
Aku semakin sayang dia, aku pun selalu bilang “ L sayang I ” “L kangen kamu yang” 1hari aku ga chating dengan I , aku kangeeeeeeeen banget. Dia juga pernah bilang kalo “dia juga sayang aku” “dia juga kangen aku” itu membuat aku menaruh harapan padanya. Tapi terkadang aku ragu apa dia jujur tentang semua rasa dia padaku?
Tak ada yang kami sembunyikan, kami saling bercerita tenang masing². Saat dia cerita klo dikampung halamannya dia dijodohin orang tuanya, aku cemburu dan merasa sangat takut kehilangan. Apalagi saat dia cerita klo dia sedang suka seorang cewe cantik yang dia temui saat dia bekerja, iank memuji kecantikan cewe itu dan itu membuat aku sangat cemburu tapi aku ga memperlihatkannya.
“dia itu cantik pisan tau, kulitnya putih. . .”ucap dia
“ rambutnya panjang seksi lagi “ sambung aku
“kok kamu tau?” tanya dia
“ya tau lach, cewe yang kerja disebuah bank kan pasti cantik ²”jawabku
meski aku sangat cemburu, aku ga sampe cemburu buta. Sudah sering kami bertemu dan habiskan malam minggu hanya sekedar jalan² tanpa tujuan. Aku semakin sayang dia, aku mau jadi seorang yang special dihatinya , aku mau jadi kekasihnya. Tapi iank ga bisa penuhi itu.
Lama-lama aku semakin penasaran dengan hubungan ini, aku sayang dia,begitu juga dia. Awalnya aku tak begitu ambil pusing dengan “hubungan tanpa status”ini, meski hanya “sebatas teman tapi mesra”tak masalah bagiku asal aku bisa bersama dia. Namun semakin lama, aku semakin ingin tau “siapakah aku ini bagi dia?”.
pernah aku tanyakan itu ke I “ sebenarnya li ini siapa sich bagi I ”
“kamu itu ya cewenya aku lach” jawab dia
aku sangat senang. Namun pernah juga aku tanyakan hal yang sama “ aku mah lum mau mikirin cewe dulu , masih mikirin kerjaan dulu buat biaya adik sekolah”
itu yang membuat aku ragu dengan semua ucapan dia selama ini, kembali timbul tanya dalam hati “siapakah aku ini sebenarnya buat I ??” aku semakin penasaran dengan perasaan I kepadaku.
“aku minta kamu sabar iach” itu ucap dia
“L akan sabar nunggu I mpe kapanpun , yang L cuma mo tau L ini siapa bagi I ?”jawabku.
Aku serius dengan ucapan ku, sampai kapanpun aku akan sabar tunggu I . Yang aku mau tau “siapakah aku ini?”dalam hati dan hidup I. Setelah sekian lama kucari jawaban 22 des' 2008 dia beri kan sebuah jawaban yang membuat aku lega sekaligus membuat aku sangat sedih.
'L kayaknya kita berteman aja dulu iach” jawab dia setelah untuk ke sekian kalinya aku tanyakan “siapa aku ini”
semua ini emang salah aku, aku ragu dengan perasaan dia padaku, aku terlalu maksain perasaan dia tuk membalas semua rasa aku. Akhirnya aku tau “siapa aku ini” bagi I , aku hanya temannya saja. Semua rasa yang aku beri, bertepuk sebelah tangan. Meski begitu aku masih bisa mendengar suara dia dan ngobrol dengan dia.
Sebelum itu terjadi, 23 nov' 2008 itu malam minggu terakhir aku meluk dia saat kami jalan². Dan 3 des' 2008 adalah hari terakhir aku melihat wajahnya itu benar² terakhir bagi aku melihat dia langsung. Aku benar² sedih, sore yang mendunh semendung hati ku.
24 des'2008 dini hari, aku telpon dia karena dia yang minta “ L udah tidur tha?” sms dia yang pertama
“ L no xl nya berapa, nti malam telpon ke xl iach, aku kangen banget L ama kamu sumpah dech beneran” sms dia yang ke2 , lalu “ L aku ga bisa tidur” sms dia yang ke3 , aku ga bisa jawab sms'a karena aku ga ada pulsa. Jam 00:45 aku telpon dia, dia cerita tentang cewe yang gie dia suka , I bilang kalo cewe itu temui dia dan ajak jalan. Meski aku sangat cemburu, “ya udah terima aja J, dia kan cantik ,seksi, kulitnya putih,rambutnya panjang dia juga punya masa depan yang bagus” ucapku
iank sempat ragu tuk terima J (nama cewe itu). Aku tau I juga suka sama J , dan aku ga akan mungkin bisa kembali lagi sama I . Aku juga ga akan mungkin bisa ngalahin J , tidak hanya secara fisik, psikis juga aku sudah benar ² kalah, J udah mendapatkan hati I sedangkan aku tidak akan pernah bisa mendapatkan hati iank,selamanya!!
Hari ini tanggal 26 des' 2008 aku mendapat offline mesej dari I
“L semalam aku pikir kamu mo telpon”,”aku ada cerita nich ama J ”,“ L aku udah jadian ama J”
tak berapa lama setelah aku selesai baca offline mesej nya, iank OL.
“selamat iach akhirnya I jadian ama J” ucapku
“ini semua berkat dukungan kamu juga” ucap I
“sekarang I udah ga butuh L lagi kan?” tanyaku
“siapa bilang, aku tetap butuh kamu kok L” jawab I
“ kan udah ada J , buat apa lagi iank butuh L ?”
“ ya tetep aja aku butuh kamu ach, aku butuh kamu tuk teman curhat aku”
“iank mau buat L cemburu tha?” tanyaku sedikit emosi
“ ihh ya bukan gitu atuh L , jadi kamu udah ga mo temenan ama aku lagi tha?
“ sekali ini aja iank coba ngertiin L ” “ L cemburu tau” lanjutku
tapi I harus off line dan seperti biasa dia ga pamit dulu.
Aku benar² sedih, aku harus kehilangan orang yang aku sayangi lagi dan itu untuk yang kesekian kalinya.
Jujur aku sangat cemburu, meski aku coba tutupi itu semua. Tapi aku ga bisa maksain perasaan iank lagi, hati iank udah berlabuh pada seorang cewe yang cantik secantik namanya JUWITA.
Malam harinya aku telpon iank
“ semoga aja ini telpon L yang terakhir, iank udah bahagia sekarang”
“ ihh kamu mah kok gitu sich L , aku kan masih butuh kamu” ucap I
“L cemburu tau” ucapku, I hanya tertawa “ sok tertawa aja sepuasnya.” lanjutku
“ sebenarnya aku juga masih sayang kamu sich L , aku masih aja inget kamu” ucapnya
dan itu membuat aku kembali berharap, namun aku tak boleh berharap banyak. I jadian ama J juga atas saran dari aku kan?? jadi aku harus ikhlasin I sekarang meski aku akan sangat sedih.
Aku pernah berkata pada I “kalo co yang L sayang suka ama ce lain, L ga akan marah (kan cewe itu lum tentu suka), kalo co yang L sayang disukai cewe L ga akan cemburu ( kan lum tentu co L juga suka, yang penting hatinya ada di L ), tapi kalo co yang L sayang suka ama cewe and cewe itu juga suka maka L yang akan mundur”
“ kamu mah kok gitu, ngorbanin perasaan sendiri aja” ucap I
“ya itu yang L lakuin sekarang ke I ,L cuma mo liat orang yang L sayangi itu bahagia”
Sekarang semua telah berakhir, sebisa mungkin aku harus kembali menelan pahitnya cinta demi melihat orang yang aku sayangi bahagia bersama cewe yang disukainya.”Semoga I bahagia bersama J , karena kebahgian I jadi kebahagiaan L juga”. Disatu hati aku ingin I kembali padaku meski kini dia bersama J (manusiawi kah?) namun dihati yang lain aku cuma ingin liat I co yang aku sayangi bahagia dan itu berarti aku harus lepasin I tuk kuberikan pada J.
Hanya 1 kata yang ingin aku sampaikan ke I “I maafin L iach “. terdengar sederhana bukan???
tapi begitu banyak kata yang ingin tersampaikan:
“maafin L ” masih sayang I
“maafin L “ masih kangen I
“maafin L “ masih mengharapkan I
“ maafin L” “ maafin L” “maafin L” dan seribu kali 'maaf' akan terus L ucapin.
Sekarang mau ga mau aku harus bisa lupain I ,meski itu akan sangat tidak mungkin.
Namun sepahit apa pun harus L telan, aku ga mau liat I sedih. Kalo bisa semua kesedihan I biar L yang rasain, itu semua karena L sayang I !!!
Meski aku sadar, aku ga akan pernah bisa menempati hatinya.Namun aku sangat bahagia bisa mencintai dan menyayangi I.

To be coNtinued...

11.01.2008

Jatuh 2x bulan ini ....

Postingan kali ini li mo ceritain tentang accident waktu bulan kemarin.
Bulan kemarin benar² bulan yang penuh peristiwa yang bisa diambil hikmah nya. Hari 'H'lebaran. li jatuh dari motor waktu mo main kerumah saudara.Li akan bagi cerita dech, jadi dengerin iach. . .

Waktu Lebaran tahun ini, li jatuh dari motor waktu mo main kerumah saudara yang ada dicipto. Awal main ga ada peristiwa apa², tapi pas balik lagi mo main kesana, eh jatuh nabrak trotoar so benjol N lecet² dech tangan li . Meski begitu li tetep bersyukur karena gak terlalu parah gak mpe masuk UGD.
Gara² peritstiwa jatuh itu li ga jadi ikutan mudik dech ke ciamis, emang dari awal juga udah ragu kok mo ikutan mudik karena motor li saat itu lum bagus N raguin banget buat diajak "nanjak". ALLAH emang sayang banget ama li jadi bisa kasih jalan N petunjuk lewat jatuhnya li itu. Sejak itu li coba berhati² klo naik motor.
Sekarang Li udah punya motor yang lebih keren dari yang dulu (ALhamdulillah). Gantinya motor, Li harus ambil smua uang tabungan yang li punya. Satu bulan ini li ganti motor 2x lho.N yang sekarang ini semoga aja jadi yang terakhir, coz nti klo harus ganti lagi Li udah ga ada uang lagi .

Ternyata peristiwa jatuh itu masih harus li alami.Pas waktu li pulang dari net, li jatuh lagi dari motor.Jatuh nya li kali ini ada sebab lho, gini lho ceritanya.
Dari jauh awalnya li hati², trus tiba² ada motor ngebut yang ngendarai cewe, tuch cewe ngebut sambil utak atik hp. Li tetep waspada, tuch cewe masih aja utak atik hpnya. Yang tadinya ngebut dia pelan², Li klakson tanda klo li mo duluin motor dia. Ga ada gejala dia mo duluin juga, Li mo ngebut duluin dia. Eh tanpa li duga, tuch cewe belok pas ditikungan gang.Dia ga kasih tanda sen kanan, untuk hindari tabrakan Li rem dadakan. Sial banget li ngerem di daerah pasiran, jadi dech li limbung N jatuh.
banget Li ama cewe itu, udah tau N liat Li jatuh dia gak tolongin malah liatin aja terus pergi.
Bete campur kesel abiess gara² orang gak bertanggung jawab itu Li jatuh lagi dari motor.Saking marahnya Li sempet sumpahin dia juga ikutan jatuh, mungkin lebih parah dari Li .
Gara² dia motor Li jadi lecet N kaca spion nya retak.Gara² dia egois telpon sambil ngendarai motor, Li jatuh.
Semoga aja Li ga temui orang² yang egois kayak cewe sialan itu lagi . . .

Udah dulu iach cerita dari Li, nti kalo ada cerita seru lagi Li sharing bareng kalian lagi






To be coNtinued...

7.18.2008

iNi AkU lH0 ....

Ini aku lho . . . Waktu aku Rayain Anniversary PT.TEAC .

B'gaya dulu aCh sebelum sholat maGrib . Tapi tanpa aku sadari , ternyata dibelakang tempat aku foto ada uka-uka ih syereeeeeeeem.
ya jelas laCh, Wonk waktu nya shoLat eCH aku malah asik B'gaya jadi deCh ada penampakan . Udah aCh jangan ceritain tuCh uka-uka nti dateng. . .
Aku dulu pernah kerja di pulau Batam selama 2 tahun. Pulau Batam itu sangat indah , di keliling oleh laut yang tersebar di berbagai kota nya, Pasir putih, deburan ombak, air laut yang jernih ( kadang2 keruh juga sich )pasti buat kita mau lagi menginjakan kaki kembali disana.
Foto ini juga aku ambil di sebuah resort pulau batam , kalo ga salah di MARINA BEACH. Banyak banget kenangan yang aku dapat selama kerja disana, baik teman yang bisa kujadikan keluarga atau pun kenangan yang indah tentang laut N pantainya .
Sekian dulu cerita singkat ku.Cerita ini akan aku ceritain kembali pada anak N cucu ku, pulau Batam sungguh indah. Semoga nti aku bisa kembali kesana untuk honeymoon . . .




To be coNtinued...

7.17.2008

Coerahan Hatikoe...

Terkadang ingin rasanya berlari dari kenyataan ini, kala kesedihan tiada berkesudahan. Namun semakin aku jauh berlari,semakin nyata kesedihan itu mendera kalbu.

Lelah hati ini terus menanti yang menjadi tak pasti,namun semua tiada bisa ku hindari. Salah kah aku bila terus mencintai nya meski kini tiada lagi nama ku dihatinya...?
Semua seakan begitu menyesakan dada. Rasa gelisah ini semakin kuat mengusik mimpi dan hari2 ku,meski terus ku cuba tuk tetap bertahan.
Tiada berkesudahan diri ini menanti dan mencari. Terkadang terbesit tanya di hatiku "sampai kapankah ini harus aku lalui seorang diri ". Kapankah semua tanya ini akan terjawab...?
semua seakan terus berjalan,namun aku tetap disini
menanti sesuatu yang tidak akan mungkin terjadi untuk kedua kalinya dalam hidupku.


To be coNtinued...

Ucapan syukur....

DuCh gaK k3baYanK dEcH beTapa SeNangnYA haTikU SekaRanG ...

SeteLah SekIan LaMa> kareNa ga juGa SuKSes,Tapi aKhirNya kareNA N BantUaN daRI teMan" yang BaiK N sayAnK ma akU akHirNya Blog Ku biSa CantIk N aYu (SepeRti pEmiliKnYa )--->NaRsiS BangEt IaCh
Aku aKaN terUs beruSaha aGar Blog ku Makin CantiK....
TERIMA KASIH TEMAN"...


To be coNtinued...